DAD Komisariat IMM se-Kabupaten Kerinci Resmi Dibuka, Dorong Lahirnya Kader Kritis Dan Berkontribusi Bagi Masyarakat Dan Pemerintahann

DAD Komisariat IMM se-Kabupaten Kerinci Resmi Dibuka, Dorong Lahirnya Kader Kritis Dan Berkontribusi Bagi Masyarakat Dan Pemerintahann

JAMBICORNER.COM, KERINCI — Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Kerinci resmi membuka kegiatan Darul Arqam Dasar (DAD) Komisariat IMM se-Kabupaten Kerinci pada ,Kamis (1/10/26) di Aula Kantor Walikota Sungai Penuh. WKegiatan tersebut dihadiri unsur pemerintah, penegak hukum, serta sejumlah tokoh Muhammadiyah.

Sejumlah tokoh yang hadir di antaranya Ketua Umum PC IMM Kerinci Realdi Sixmon Saputra, Sekretaris Daerah Kota Sungai Penuh Alpian, S.E., M.M., yang juga merupakan Ketua Fokal IMM Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh, Kasi Intel Kejari Sungai Penuh Roby Novan Ronar, S.H., Kasat Intel Polres Kerinci Sugiarto, S.Pd., M.H., Ketua PDM Kabupaten Kerinci Dr. Paizin, S.Ag., M.Ag., Ketua PDPM Kota Sungai Penuh, serta Ketua LAZISMU Kota Sungai Penuh Dr. Harya Toni, M.Sos.I.

Dalam sambutannya, Ketua PC IMM Kerinci, Realdi Sixmon Saputra, menyampaikan bahwa DAD tidak sekadar menjadi agenda rutin kaderisasi organisasi, tetapi merupakan proses penting dalam membentuk kader yang memiliki landasan keislaman, kapasitas intelektual, kepedulian sosial, serta keberanian untuk mengambil peran di tengah masyarakat.

“Kita tidak ingin melahirkan kader yang hanya pandai berbicara di forum. Kita ingin kader yang mampu membaca realitas, berpikir kritis, menawarkan gagasan, dan bergerak memberikan solusi,” ujar Realdi.

Menurutnya, proses perkaderan harus mampu mendorong mahasiswa tidak hanya memahami nilai-nilai organisasi, tetapi juga memiliki kemampuan untuk menerjemahkannya ke dalam pemikiran dan tindakan nyata.

Hal senada disampaikan Ketua PDM Kabupaten Kerinci, Dr. Paizin. Ia berpesan kepada seluruh peserta agar menjadikan DAD sebagai ruang untuk memperkuat keislaman, keilmuan, sekaligus karakter sebagai kader Muhammadiyah.

“Menjadi kader bukan hanya soal identitas organisasi, tetapi bagaimana nilai-nilai perkaderan tercermin dalam sikap, pemikiran, dan pengabdian di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Sekda Kota Sungai Penuh sekaligus Ketua Fokal IMM Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh, Alpian, S.E., M.M., mengapresiasi pelaksanaan DAD sebagai bagian penting dalam proses pembentukan dan pengembangan kapasitas kader IMM.

Ia mendorong para peserta untuk memanfaatkan seluruh rangkaian proses perkaderan sebagai kesempatan memperluas wawasan, meningkatkan kapasitas diri, serta mempersiapkan diri agar mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat dan daerah.

“Manfaatkan proses DAD ini untuk membangun kapasitas, memperluas wawasan, dan mempersiapkan diri memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat dan daerah,” pesannya.

Usai memberikan sambutan, Alpian secara resmi membuka kegiatan Darul Arqam Dasar (DAD) Komisariat IMM se-Kabupaten Kerinci.

PC IMM Kerinci berharap pelaksanaan DAD tersebut dapat menjadi momentum untuk semakin memperkuat gerakan perkaderan di lingkungan IMM, sekaligus melahirkan kader yang mampu berpikir kritis, bergerak secara nyata, serta memberikan manfaat bagi masyarakat, daerah, dan bangsa.(*)